Recent Posts

Rabu, 28 September 2011

Kereta Ekonomi

Dulu setiap naek bis ke sekolah sambil bergelantungan selalu was-wasan. Makanya gak kebayang gimana rasanya naek kereta, tapi dengan kondisi yang sama seperti bis. Terlebih lagi kita punya media, yang sering melebih-lebihkan. Hasilnya: dulu gak pernah tertarik untuk naek kereta ekonomi.

Tapi kemaren, waktu mau berangkat ke BIG WAVE festival, saya kecewa gak kebagian tiket kereta ekonomi.

...

Gara-gara 2 tahun lalu. Saya manggung di tangerang. Teman-teman saya sebagian udah berangkat kesana. Saya kloter terakhir, bareng temen. Nah, temen saya ini orang kaya. Dengan uangnya, dia bisa naek pesawat paling mahal. Tapi, dia malah ngajak naek kereta ekonomi.

Kondisi kereta waktu itu parah. Hampir sama parahnya dengan yg digambarin di TV. Saya dan temen kebagian 'tempat duduk' pas di gandengan kereta. Di gerbong udah penuh sesak. Penuh disini maksudnya bukan hanya tempat duduknya, melainkan seluruh ruangannya. Baik itu di kolong tempat duduk, maupun di lantai. Orang-orang berbaring, jongkok, berdiri berdesak-desakkan, dari bayi sampai mbah-mbah. Baru kali ini menyaksikan secara langsung pemandangan seperti ini.

Lalu apa yang saya rasakan?

Kalau dilihat memang menyeramkan. Apalagi saya selama 10 jam jongkok di gandengan kereta yang sedang melaju sekian ratus km/jam. Rel dan bebatuan tampak jelas persis di bawah kaki. Sedikit saja lengah, ini kaki bisa saja jatuh ke bawah, dan nasibnya entah.

Tapi perjalanan 10 jam itu gak kerasa. Melihat orang-orang dari berbagai jenis membaur dan bernasib sama ini adalah hiburan tersendiri. Kelakuan mereka aneh-aneh, dan sangat berbeda dengan saya. Apalagi mereka biasanya ramah, ngajak ngobrol, bahkan menawari makanan.

Senang bertemu dengan sisi lain.

3 komentar:

Galang Pandu mengatakan...

3 tahun ak berada dalam gerbong itu dis,untuk sekedar kangen dgn sahabat2..
Ayo ngeband..ak request 3 lagu...

Galang Pandu mengatakan...

oh iyo,ndi BIG WAVE?

Distian Jobi Ridwan mengatakan...

ayo ngebaaand....

haha oiyo lali, rak sempet nulis big wave.. yo intine apik lah haha

Poskan Komentar

Komentar