Menurut pengalaman saya, semua itu ada waktunya. Contohnya kemaren ini, saya iseng2 ikut sayembara, bayar dengan duit lumayan padahal kompetensi saya pas-pasan. Akhirnya jadi harus memforsir pikiran. Dan cara saya memforsir itu sangat gak baik, karena dalam sayembara itu saya butuh ide cemerlang, maka dimanapun, kapanpun, dan apapun yg sedang saya lakukan, selalu saya sambi dengan mikirin/nyari ide. Di rumah, di kampus, di tempat main, pagi, siang, sore saya pake buat mikir. Hasilnya, saya drop. Yg pertama demam, agak menggigil, sepertinya masuk angin. Dan yg kedua maag kumat. Dan akhirnya saya batal ikut tuh lomba. Padahal udah bayar.
Oh, dan di tengah2 ikut lomba dan sakit itu sebenarnya saya lagi ada mid semester. Jadi saya forsir dengan belajar dari pagi sampe sore, trus lanjur malem. (tapi yg ini agak boong ding hhe)
Kemudian setelah sembuh, saya diberi petunjuk pencerahan melalui kaskus.
Ada trit yg isinya begini:
Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Steven Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira-kira segelas air ini?"Maka dari itulah kita harus maksimalkan weekend. Terutama buat org2 yg kerja di dunia kreatif nih. Yg kadang gak jelas kapan weekend atau hari seninnya. Kayak yg jadi penulis, ato nyari2 ide. Jangan menghabiskan full waktu kita buat nyari materi/bahan. Harus ada juga waktu2 buat full seneng2.
Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr.
"Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tapi tergantung berapa lama anda memegangnya. " kata Covey.
"Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulans untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi semakin lama saya memegangnya, maka bebannya akan semakin berat."
"Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya." lanjut Covey.
"Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi".
Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore ini, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada di pundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Sumbernya
Dan untuk itulah saya berniat cuti dari kehidupan kampus dan tetek bengeknya. Dan membeli tiket ini dari om adrie subono:
O yeaaah... SET YOUR GOALS....!!!


0 komentar:
Poskan Komentar
Komentar